Wilayah Kekuasaan Kerajaan Saunggalah Kuningan

25 10 2009

Penetapan wilayah kekuasaan Kerajaan Saunggalah dapat diketahui berdasarkan naskah Carita Parahiyangan (CP). Naskah tersebut diantaranya menyebutkan sekitar 13 daerah yang langsung menjadi wilayah kekuasaan Sang Seuweukarma atau Resiguru Demunawan, yaitu: Layuwatang, Kajaron, Kalanggara, Pagerwesi, Rahasea, Kahuripan, Sumajajah, Pasugihan, Padurungan, Darongdong, Pagergunung, Muladarma, dan Batutihang (Atja, 1968: 48). Banyaknya daerah yang dibawahkan oleh Kerajaan Saunggalah tersebut tidak lepas dari bantuan Batara Dangiang Guru yang telah menggabungkan daerah Kerajaan Galunggung ke dalamnya, untuk menambah wibawa atau kebesaran Kerajaan Saunggalah agar dapat menandingi kebesaran Kerajaan Galuh.

Wilayah kekuasaan Kerajaan Saunggalah di atas kalau ditelusuri sekarang, dengan memperhatikan panggung sejarah (setting historis) Kerajaan Saunggalah, adalah meliputi daerah Tasikmalaya ke Utara sampai ke wilayah Kabupaten Kuningan dan Cirebon atau bahkan sebagian Jawa Tengah bagian Barat. Bila pada abad ke-7 atau 8 Masehi sedang tumbuh tiga kerajaan utama di Jawa Barat (Galuh, Sunda, Saunggalah), maka daerah Kerajaan Saunggalah menempati wilayah Jawa Barat bagian Timur Laut, berbatasan dengan Kerajaan Galuh di sebelah Selatan dan dengan Kerajaan Sunda di sebelah Barat. Di sebelah Utara adalah perairan pantai utara Jawa, dan di sebelah Timur sedang tumbuh kekuasaan Kerajaan Kalingga yang seterusnya menjadi Kerajaan Medang Mataram. CP selanjutnya menyebutkan adanya Sungai Kuningan (Cikuningan) yang diperkirakan menjadi batas antara Kerajaan Saunggalah dengan Kerajaan Galuh. Namun nama Sungai Kuningan ini sekarang tidak pernah dijumpai sebagai nama sebuah sungai di Kabupaten Kuningan. Sungai yang saat itu diperkirakan mengalir di bagian selatan wilayah Kerajaan Saunggalah, sekarang mungkin yang sekarang disebut Sungai Cijolang yang menjadi batas daerah Kabupaten Kuningan dengan Kabupaten Majalengka dan Kabupaten Ciamis. Untuk membuktikan dugaan ini, tentunya perlu penelitian yang lebih seksama.

Selanjutnya CP menyebutkan daerah-daerah yang mengakui kedudukan Demunawan di Saunggalah, yaitu: Keling, Puntang, Kahuripan, Wiru, Jawa, Balitar, Tuntang, Malayu, Kemir, Berawan, Cimaraupatah, dan Cina (Atja, 1968: 50). Kemungkinan berita CP itu tidak sepenuhnya benar-benar terjadi, melainkan hanya kerena ingin mengemukakan kebesaran raja Sang Seuweukarma. Namun bagaimanapun berita itu dapat dijadikan petunjuk bahwa betapa luasnya daerah kekuasaan Kerajaan Saunggalah.


Aksi

Information

One response

16 07 2011
Agaluh Fria

Ku tertarik to nelusuri kerajaan saunggalah. Adakah saunggalah meninggalkan situs, jika ada dimana?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: