Aneh…!, Nama “Suranggajaya” di Kuningan Mengapa Tidak Populer ???

14 04 2010

Sekali lagi, saya masih menyayangkan dan turut prihatin atas kekurangtahuan masyarakat warga Kab. Kuningan yang masih “buta” akan sejarah daerahnya. Masalahnya memang selama ini pendidikan sejarah lokal Kuningan tidak dipopulerkan di bangku-bangku sekolah. Tidak hanya sekarang namun jauh-jauh sebelumnya juga entah berapa puluh tahun atau ratus tahun ke belakang kiranya Sejarah Kuningan tidak biasa diajarkan sebagai pelajaran mulok dalam pelajaran IPS.  Dan menjadi tanggung jawab kita bersama, khususnya pihak-pihak terkait, untuk mempopulerkan sejarah Kuningan dimaksud. Baca entri selengkapnya »





Hipotesa: Antara “PO Luragung Jaya” dengan Sejarah Kuningan

9 03 2009

Bila kita mencermati eksistensi dari Perusahaan Otobis (PO) atau Pengusaha Kendaraan Angkutan Umum jenis Bis yang ada di Kabupaten Kuningan, sejauh yang penulis ketahui misalnya pernah ada Bis “Kuningan Jaya, Buni Geulis, Mitra Sari, Setia Negara, Aman Sejahtera, Luragung Jaya dan Putra Luragung, atau mungkin ada lagi yang lainnya” sepertinya Perusahaan Bis Luragung Jaya merupakan salah satu perusahaan yang tetap menunjukkan eksistensinya yang bertahan lama terus beroperasi sampai sekarang ini.

Terlepas dari seluk beluk urusan internal PO tersebut masing-masing seperti masalah kapan awal waktu kelahirannya (mulai beroperasi), managerialnya, mengapa akhirnya pailit, dll. Yang ingin penulis soroti adalah penggunaan nama “Luragung” dan selanjutnya tambahan kata “Jaya” di suku kata kedua, serta juga “Putra Luragung” (perusahaan anak dari Luragung Jaya) yang sepertinya pemakaian nama “Luragung” ini membawa hoki bagi kelanggengan perusahaan bis ini di saat sekarang ini di Kabupaten Kuningan. Kejadian ini dulu juga pernah dialami oleh perusahaan bis “Kuningan Jaya” yang pernah beropersi cukup lama.

Apakah memang sudah jodohnya seperti itu bahwa Perusahaan Bis milik orang Kuningan yang menggunakan nama dari “Sejarah Kuningan” membawa kiat sukses? Seperti halnya dulu kejayaan yang pernah dialami di zaman Kerajaan Kuningan (seperti dikisahkan dalam Carita Parahiyangan) dan juga eksistensi dari “Ki Gedeng Luragung” (Jayaraksa) yang mempunyai anak Suranggajaya (selanjutnya menjadi Sang Adipati Kuningan). Dua nama tersebut (Kota Kuningan dan Luragung) yang sangat kental diketahui oleh orang Kuningan, dalam sejarah memang bisa dikatakan sebagai daerah-daerah paling tua, yang pertama sebagai cikal bakalnya Kabupaten Kuningan sekarang ini.

Di zaman dulu pernah berjaya Kerajaan Kuningan, dan di zaman kini wujud replikanya diterapkan dalam bentuk pernah berjayanya dari PO Kuningan Jaya (tahun 1970-1980-an). Begitupun nama harum pedukuhan Luragung yang dipimpin Ki Gedeng Luragung di zaman lampau, sekarang replikanya berwujud kepada keharuman PO Luragung Jaya yang sekarang terlihat tetap menunjukkan eksistensinya sebagai satu-satunya Perusahaan Bis yang besar di Kabupaten Kuningan. Believe or not ? Up to you … !!!








Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.