Berikut ini saya susun silsilah Sang Adipati Kuningan (Raja Daerah Kuningan pada akhir abad XV – awal abad XVI Masehi) berdasarkan sumber sejarah yang ada. Mudah-mudahan ada manfaatnya, khususnya buat pengetahuan warga masyarakat Kuningan sendiri, dan para pembaca pada umumnya. Bilamana masih ada kekeliruan mohon sumbangsih saran/masukannya. Terima kasih

Mengenai tokoh “Suralaya”, yaitu ayahanda dari Jayaraksa, Ratu Selawati, dan Bratawiyana, ada juga yang menyebut dengan julukan “Ranggamantri”. Padahal di generasi berikutnya kita lihat juga ada nama Ranggamantri (Pucuk Umun Talaga). Dari hal tersebut seolah-olah nama Ranggamantri muncul sebagai : 1) nama lain dari Prabu Surawisesa / Rd. Suralaya, dan 2) Pucuk Umun Talaga (putera dari Rd. Munding Surya). Kiranya nama Ranggamantri ini bukanlah nama orang yang sesungguhnya, tetapi sepadan dengan nama gelar jabatan para bangsawan istana/keraton, seperti halnya: Adipati, Tumenggung, dll.
Selanjutnya perlu dijelaskan bahwa sepeninggal Rd. Kusumajaya (Geusan Ulun Kuningan), sebenarnya beliau mempunyai banyak putera & puteri (sebagaimana saya jelaskan dalam tulisan lain di blog ini). Namun yang ditulis hanya Mangkubumi karena beliaulah yang mempunyai andil besar dalam meneruskan estafet pemerintahan di Kuningan pada masa itu.











mohon alamat / contact person narasumber/ sdr yg menulis artikel ini, sehubungan akan dikupasnya masalah sejarah kuningan (luragung) kami ingin mengundang saudara untuk berdiskusi dengan kami, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kab. kuningan. Trimakasih
slakan contact via email saya dl: aditya69_kos@yahoo.co.id
SALUUUTTTT PISAN….
lengkap kieu geuning sejarah kuningan teh…kuatkeun di suhunkeun janteun referensi sagala ku Disparbud kab. Kuningan…. izin share/re-post atanapi naon wae judulna ka blog saya nya kang di:
http://kuninganmendunia.blogspot.com/
nuhun
saya setuju dengan dikupasnya sejarah kuningan karena banyak sekali para pejuang yang berasal dari kuningan tidak se mpat kembali ketanah kelahirannya dan, saya sendiri sebagai cucunya selalu bertanya mengapa ? dan selalu ingin tau tempat asal, kakek saya yang bernama R.ace.a’ing bin Sukarja
Saya bangga menjadi cucu orang kuningan karena nama saya yang diberikan kakek saya sangat berarti dan mempunyi arti penting untuk mengingat saya pada sejarah, ikhsan artinya ingat kunci harta sejarah amanat negara, dan kakek saya mewariskan sebuah benda pusaka yang berperahkan Hulu belut putih,hulu lubang, bantal, Iteuk. sepertinya ini kata sandi HHBI, yang atinya harta hak bangsa indonesia. saya meyimpulkan agar saya tidak melupakan sejarah, karena sejarah adalah harta yang berharga bagi bangsa,
ari arya kamuning nikahna sareng saha?