Trahing Kusumah, Rembesing Madu, Wijining Tapa, Tedhaking Andanawarih

28 09 2010

Saya masih selalu teringat dengan istilah kata tersebut di atas ketika masih di bangku kuliah mata pelajaran Sejarah Tradisional / Sejarah Lokal di bawah bimbingan Ibu Dra. Hj. Nina Herlina Lubis, M.S sekitar tahun 1991 (sekarang beliau sudah bergelar Prof. Dr.). Pada saat pembelajaran di ruang kuliah beliau memberikan pertanyaan tentang sifat & ciri seorang pemimpin yang dapat diangkat menjadi seorang raja dalam suatu pemerintahan tradisional (kerajaan). Menanggapi pertanyaan itu reaksi dari teman-teman waktu itu berbagai macam. Kemampuan pengetahuan yang mereka miliki barangkali dicoba untuk ditumpahruahkan demi menjawab pertanyaan yang dilontarkan tadi. Di lain pihak bahkan ada yang malah justru merasa ketakutan ketika disuruh menanggapi pertanyaan tersebut. Pokoknya berbagai reaksi muncul, mulai dari yang sok berteori, berspekulasi, berlagak nyaho betul, berdalih ini-itu, yang ngawur, ngayayay, sampai yang ketakutan segala juga ada.
Tibalah giliran saya mendapat kesempatan memberikan komentar atas pertanyaan itu. Sebenarnya ketika beliau (Ibu Dra. Hj. Nina H.) memberikan pertanyaan, sebelum itu beliau pernah menugaskan kepada seluruh mahasiswanya untuk membaca buku berjudul “anu” karangan “anu” (saya lupa lagi). Nah…, dari sanalah saya berpijak dalam memberikan jawaban atas pertanyaan beliau waktu itu. Masih teringat jelas sekali bahwa salah satu sifat yang mesti dimiliki oleh seorang raja dari pemerintahan tradisional zaman dulu itu diantaranya adalah harus berdasarkan kepada hubungan garis pertalian darah yang disebut di atas yakni: Trahing Kesumah, Rembesing Madu, Wijining Tapa, dan Tedhaking Andanawarih; yang artinya bahwa seorang raja yang diangkat mesti dari keturunan ningrat (kesumah=bunga) atau bangsawan, tapa=pertapa=alim ulama, berwawasan agama, dan berasal dari keturunan pilihan utama. Nah itu dulu memang ketentuannya begitu. Kalau sekarang … ?


Tindakan

Information

4 tanggapan

9 02 2011
foredi semarang

Info menarik dan boleh sekali dicoba, Makasih buat infonya dan sukses selalu.

9 02 2011
foredi surabaya

Amazing artikel…. Semoga saya bisa praktekan tipsnya dan berhasil

23 06 2011
indra

aswb haturnuhun mugi2 Allah maparin jembar kawilujengan kanggo akang sarimbit, wireh sim kuring ngaraos diperhatoskeun ku iyeu sejarah jantena teu pareumen obor, mugi-mugi urang kuningan sadayana saroleh iklas tur tiasa janten conto anu luhung jeng wicaksana upami lepat sing enggal muruwehi diri ngaji wancik tataros kanu ngartos niti jalur kanu luhur, kukituna hapunten anu kasuhun kasadayana dulur kawula ditingan panon, diraga rasa diraga sukma hapunten3 wasalam indra kusumah haturnuhun akang salam

3 11 2011
Cewek gila

Wah lagi mengenang memori toh,,kadang suka sedih ya kang brow!

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s




Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.